Jadi Inspektur Upacara, Kajati Sulteng: Kejaksaan Harus Mampu Menjadi Institusi yang Dinamis

Uncategorized20 Dilihat

Palu,VoxNusantara.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Kejati Sulteng, Senin (17/8/26).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural, para jaksa, pegawai serta seluruh insan Adhyaksa di lingkungan Kejati Sulteng, termasuk jajaran Kejari Palu dan Kejari Sigi. Bertindak selaku Inspektur Upacara, yakni. Kepala Kejati (Kajati) Sulteng Zullikar Tanjung, S.H., M.H.

Dalam amanat Jaksa Agung yang dibacakan oleh Kajati Sulteng menyampaikan bahwa tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang ditegaskan bukan sekadar tema seremonial, melainkan sebuah komitmen yang harus diwujudkan melalui kerja nyata.

Amanat tersebut, Kata Kajati Zullikar, menekankan bahwa kemakmuran tidak dapat dipisahkan dari keadilan, sementara kedaulatan tidak akan terwujud apabila hukum hanya menjadi tontonan dan bukan tuntunan.

Kajati menegaskan, Jaksa Agung juga mengingatkan seluruh Insan Adhyaksa agar senantiasa menjaga persatuan dan soliditas institusi, mengesampingkan ego sektoral maupun kepentingan pribadi, serta menjadikan semangat perjuangan para pendiri bangsa sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa Kejaksaan harus mampu menjadi institusi yang dinamis, responsif dan berada di garda terdepan dalam mengawal kedaulatan hukum. Penegakan hukum harus dilaksanakan secara adil, tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih, sekaligus memastikan hukum benar-benar hadir untuk melindungi seluruh masyarakat.

“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga dimaknai sebagai dorongan bagi jajaran Kejaksaan untuk terus bertransformasi, meninggalkan pola kerja yang semata-mata birokratis dan prosedural menuju pelayanan yang lebih humanis, cepat, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Pemanfaatan teknologi, lanjutnya, juga didorong untuk semakin mendekatkan institusi penegak hukum dengan masyarakat, tanpa mengesampingkan hati nurani sebagai bagian penting dalam mewujudkan keadilan.Dalam amanatnya, Jaksa Agung turut menekankan pentingnya menjaga integritas, soliditas dan kepercayaan publik.

Kepercayaan masyarakat, menurutnya, tidak dapat diminta, melainkan harus diperoleh melalui kerja nyata, profesionalisme dalam penanganan perkara, serta keberanian menegakkan hukum secara objektif dan berkeadilan.

Menutup amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh Insan Adhyaksa untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai titik balik untuk terus memperbaiki diri, memperkuat pengabdian, serta membuktikan bahwa Kejaksaan mampu menjadi sumber harapan masyarakat dalam penegakan keadilan dan kebenaran.

“Teruslah berkarya untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” demikian pesan Jaksa Agung dalam amanatnya.

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan kembali komitmen seluruh jajaran Adhyaksa dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara.**

Sumber/editor: Penkum KS/Yohan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *